Berita
Yan : Pemerintah Harus Fokus Kembangkan Destinasi Wisata Bahari Pulau Bangka
Pangkalpinang - Banyak potensi wisata yang ada di Pulau Bangka. Muntok dengan wisata sejarahnya, Bangka Tengah dengan wisata agronya, dan Bangka dan Basel...
Yan : Pemerintah Harus Fokus Kembangkan Destinasi Wisata Bahari Pulau Bangka
Surianto
Dinas Kominfo
10 tahun yang lalu
Pangkalpinang - Banyak potensi wisata yang ada di Pulau Bangka. Muntok dengan wisata sejarahnya, Bangka Tengah dengan wisata agronya, dan Bangka dan Basel dengan wisata baharinya. Guna mendukung kemajuan sektor pariwisata, khususnya wisata bahari di pulau Bangka, pemerintah mencoba untuk fokus mengembangkannya, salah satunya adalah wisata bahari Tuing Mapur.
"Banyak potensi wisata bahari di pulau Bangka, salah satunya yang harus menjadi fokus pengembangan destinasi wisata bahari adalah Tuing Mapur. Tuing Mapur memiliki potensi untuk terus dikembangkan dengan menjadikannya sebagai pusat studi cumi-cumi di Indonesia," kata Yan Megawandi Kepala Bappeda Prov Kep Babel pada acara Presentasi Program Perintisan Wisata Bahari Pulau Bangka dari Yayasan Sayang Babel Kite di Ruang Rapat Bappeda Prov Kep Babel di Pangkalpinang, Rabu (07/10).
Wisata bahari di Tuing Mapur Bangka menjadi destinasi baru. Di Tuing Mapur, Menurut Yan Megawandi para wisatawan bisa menyaksikan cumi-cumi bertelur secara langsung di alam. Selain itu, wisata bahari dengan cumi-cumi bisa dijadikan pusat studi bagi peneliti baik dari Indonesia maupun Dunia.
"Wisata bahari di Tuing Mapur dengan cumi-cuminya harus kita jual ke luar agar wisatawan baik domestik maupun manca negara tertarik untuk datang berkunjung. Dan pemerintah akan fokus dan bersinergi dalam pengembangan destinasi ini," tegasnya.
Lebih jauh Yan Megawandi mengatakan bahwa pemerintah sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh Yayasan Sayang Babel Kita dalam menghadirkan paket wisata bahari. Kedepan, Yan berharap yayasan ini mampu berkerja sama denga para travel agent dalam menjual paket wisata bahari pulau Bangka.
"Kedepan, yayasan hanya akan jadi operator saja, yang menjual paket ini adalah biro perjalanan," harapnya.
Hal yang senada juga dikatakan Indra, Yayasan Sayang Babel Kite, meminta pemerintah harus fokus dalam mengembangkan destinasi wisata bahari Pulau Bangka sehingga minat wisatawan mancanegara (wisman) datang ke daerah ini semakin tinggi.
"Tentukan destinasi wisatanya dan fokus kembangkan daerah wisata bahari agar pariwisata bahari berkembang lebih baik, bahkan mampu menyamai wisata bahari Pulau Belitung," kata Indra, Yayasan Sayang Babel Kite, saat memperesntasikan program perintisan wisata bahari Pulau Bangka, Rabu (07/10/15).
Potensi wisata bahari di Pulau Bangka cukup banyak, namun perlu kerja keras dan fokus dalam pengembangannya untuk bisa memberikan penawaran paket wisata di Pulau Bangka sehingga wisatawan bisa berada di Bangka lebih lama.
"Kalau mau pariwisata bahari pulau Bangka mampu bersaing dengan daerah lain, pemerintah harus fokus dalam menentukan destinasi wisata bahari dan membuat regulasi untuk mengembangkan wisata tersebut," jelas Indra.
Dia juga mengatakan saat ini, Yayasan Sayang Babel Kite mencoba mengembangkan paket wisata bahari di Pulau Bangka, seperti wisata underwater Karang Lulak Rebo, wisata jelajah Tuing Mapur, dan wisata kepulauan pulau Ketawai dan Gusung Asam dan wisata pulau Pongok.
"Ini paket wisata bahari yang kita tawarkan. Dengan paket ini diharapkan dapat menarik para wisatawan dan wisata bahari pulau Bangka dapat berkembang dengan lebih baik lagi," harap Indra.
ID
EN