Berita
Workshop Diseminasi dan Pemanfaatan IDI (Indeks Demokrasi Indonesia) di Babel
Pangkalpinang. Workshop Diseminasi dan Pemanfaatan IDI khusus di Babel dilaksanakan di Alun-Alun Lapangan Merdeka Pangkalpinang, Rabu (3/9), acara disiarkan...
Workshop Diseminasi dan Pemanfaatan IDI (Indeks Demokrasi Indonesia) di Babel
Imelda Ginting
Dinas Kominfo
11 tahun yang lalu
Pangkalpinang. Workshop Diseminasi dan Pemanfaatan IDI khusus di Babel dilaksanakan di Alun-Alun Lapangan Merdeka Pangkalpinang, Rabu (3/9), acara disiarkan langsung melalui RRI Sungailiat dan dimeriahkan oleh Yayasan Bangka Belitung Kreatif “ BUJANG BEGAGIL”
Hadir sebagai Narasumber Raden Siliwanti selaku Direktur Politik dan Komunikasi Bappenas, Syarif Hidayat selaku Dewan Ahli IDI UNDP Jakarta , Dr Ibrahim dari UBB dan Albana tokoh media di Babel, serta tampak hadir juga Amrullah Harun Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung serta tamu undangan dari partai politik, akademisi, media massa, pokja IDI Babel dan masyarakat.
Kegiatan ini sendiri terselenggara atas kerjasama Badan Pusat Statistik (BPS), Kementerian Dalam Negeri, UNDP, Australian Aid dan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Dari data Badan Pusat Statistik (BPS) IDI Bangka Belitung pada Tahun 2012 yakni 69,37 sedangkan Tahun 2013 nilainya mencapai 68,79 nilai ini mengalami penurunan 0,58 dari tahun sebelumnya.
"Perkembangan Indeks Demokrasi Bangka Belitung sejak Tahun 2009 sampai dengan Tahun 2013 penurunan, pencapaian tertinggi diperoleh pada Tahun 2012 yakni sebesar 69,37.Dari tiga indikator nilai tertinggi diperoleh pada indikator Kebebasan Sipil. Indikator ini dari tahun 2009 hingga 2013 berada pada poin diatas 80, hal ini berarti Kebebasan Sipil di Bangka Belitung yang meliputi Kebebasan Berserikat dan Berkumpul, Kebebasan Berpendapat, Kebebasan Berkeyakinan, dan Kebebasan dari Diskriminasi sangat baik, lain halnya dengan indikator Hak-hak Berpolitik berada di poin rendah dari Tahun 2009 hingga Tahun 2013 yakni pada poin dibawah 52, rendahnya poin pada indikator tersebut perlu perhatian pemerintah dan masyarakat" ungkap Syarif Hidayat.
Tambahnya lagi “ Tapi secara keseluruhan nilai IDI Babel 68,79 ini masih termasuk kategori sedang, dan dari data tersebut diharapkan bisa menjadi acuan bagi pemerintah daerah serta masyarakat untuk menyusun dan melaksanakan rencana pembangunan di Bangka Belitung”
Hal yang sama juga diungkapkan Raden Siliwanti bahwa hasil IDI tidak boleh berhenti sekadar menjadi data dan dokumen, tanpa diimplementasikan dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh semua pihak khususnya dalam perencanaan pembangunan politik dan demokrasi di Bangka Belitung.(mels/sm)
ID
EN