Logo Babel

Berita

Waspadai Proses Percepatan Degradasi Lahan

Waspadai Proses Percepatan Degradasi Lahan
Waspadai Proses Percepatan Degradasi Lahan

Pangkalpinang – Nazalyus Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengingatkan agar masyarakat mewaspadai terjadinya degradasi lahan. Pasalnya...

Waspadai Proses Percepatan Degradasi Lahan

Suci Lestari

Diskominfo Babel

9 tahun yang lalu

Pangkalpinang – Nazalyus Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengingatkan agar masyarakat mewaspadai terjadinya degradasi lahan. Pasalnya jika kondisi daerah aliran sungai (DAS) tidak dikelola secara baik, berdampak terhadap percepatan proses degradasi lahan. Kondisi ini mengakibatkan pembangunan menjadi tidak seimbang dan berujung terjadinya bencana.

“Pengelolaan DAS tidak hanya dibebankan kepada pemerintah. Sebab itu menjadi tanggung jawab bersama,” kata Nazalyus saat membuka acara Lokakarya Forum Daerah Aliran Sungai dan Penanggulangan Banjir, di ruang Tanjung Pesona, Kantor Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Selasa (11/10/2016).

Hal senada disampaikan Sumarsono Kepala BPDASHL Baturusa Cerucuk. Ia menjelaskan, DAS memiliki fungsi penting dalam pembangunan ekonomi masyarakat yang berkelanjutan. Oleh sebab itu, pengelolaannya harus terpadu dan melibatkan pemangku kepentingan secara partisipatif berdasarkan kajian kondisi biofisik, ekonomi, sosial, politik dan kelembagaan.

Kerusakan DAS di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung semakin memprihatinkan. Ia mencontohkan, kejadian bencana banjir pada Februari lalu merupakan salah satu dampak kerusakan DAS. Sebab terdapat peningkatan pemanfaatan sumber daya alam sebagai konsekuensi penambahan penduduk dan perkembangan ekonomi.

Lebih jauh Sumarsono mengatakan, konsep pengelolaan DAS meliputi beberapa dimensi yakni, pendekatan sistem terencana, proses manajemen dan keterkaitan aktivitas antar sektor, antar wilayah administrasi dan masyarakat secara terpadu. Selain itu penanganan harus dilakukan secara utuh, mulai dari hulu sampai hilir aliran sungai.

“Diharapkan lokakarya ini dapat menciptakan rumusan dari pihak-pihak terkait dalam upaya melakukan penanganan banjir di Pangkalpinang. Sehingga diperoleh langkah-langkah tepat untuk mengatasinya,” kata Sumarsono.

Sumber
Diskominfo Babel
Penulis
Suci Lestari
Editor
Huzari, Adi Tri Saputra
Fotografer
Surianto