Berita
Wakil Gubernur Kepulauan Babel Buka Perdagangan Bursa Efek Indonesia
Jakarta - Wakil Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani membuka perdagangan saham ke 240 di tahun 2015 yang ditandai dengan penekanan...
Wakil Gubernur Kepulauan Babel Buka Perdagangan Bursa Efek Indonesia
Surianto
Dinas Kominfo
10 tahun yang lalu
Jakarta - Wakil Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani membuka perdagangan saham ke 240 di tahun 2015 yang ditandai dengan penekanan bel di lantai dasar Bursa Efek Indonesia, Tower I Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Senin (21/12/15).
Hidayat mendapat kesempatan membuka perdagangan saham sesi I tepat pada pukul 09.00 dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) 4.475,94 point, dimana pada penutupan sebelumnya ISHG ditutup pada posisi 4.468,64 point.
"Babel mempunyai potensi yang besar untuk pengembangan pangsa pasar modal. Babel sangat kaya sumber daya alamnya dan tidak kalah dengan daerah lain. Potensi sumber daya seperti pertimahan, pertanian, perikanan, pariwisata dan industri ini harus dikembangkan," kata Hidayat Arsani Wakil Gubernur Kep Bangka Belitung, Senin (21/12/15).
Babel bukan hanya pertambangan timah saja. Karena menurut Hidayat, Babel juga memiliki potensi pertambangan lain seperti pasir kuarsa, koalin, ilminiet, tanah jarang. Ini masih harus digarap secara maksimal.
"Selain potensi pertambangan, saat ini potensi perikanan dan pariwisata sudah mulai digarap dengan baik. Perikanan dan pariwisata Babel sudah mulai berkembang dan terkenal," tambah Hidayat.
Ketika disinggung mengenai Lada, Hidayat berharap kepada pihak bursa efek agar harga lada Provinsi Kep Babel terus tumbuh dan tetap stabil, sehingga tetap terkenal seperti dulu.
"Kalau dulu lada Babel terkenal, sekarang mulai anjlok dengan adanya lada dari negara Thailand. Namun, kita berharap lewat BEI ini harga lada tetap stabil dan bisa jaya seperti dulu," harapnya.
Lebih jauh Hidayat mengatakan kehadirannya di BEI ini merupakan langkah awal untuk semakin memperkenalkan pasar modal kepada pelaku usaha dan masyarakat di Babel. Mensosialisasikan tentang BEI agar masyarakat juga memiliki pengetahuan tentang bursa dan pelaku usaha di Babel bisa ikut pada pasar modal.
"Kita akan bekerja keras agar informasi tentang pasar modal sampai kepada pelaku usaha dan masyarakat. Selama ini masyarakat jika memiliki dana lebih hanya ditabung dan didepositokan di Bank. Padahal jika pelaku usaha dan masyarakat mau berinvestasi di pasar modal, itu sangat menjanjikan dan menguntungkan sekaligus menggerakan pasar modal Indonesia," papar Hidayat.
Hidayat berharap agar BEI di pusat dapat diketahui dan masuk ke desa, kabupaten/kota maupun Provinsi Kepulauan Bangka Belitung agar dapat mengangkat derajat perekonomian di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Kegiatan yang dilakukan BEI ini untuk mendorong kerjasama dengan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebagai salah satu pangsa pasar perdangangan di BEI.
"Saya sangat mengapresiasi sekali atas kerjasama Bursa Efek Indonesia dengan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebagai salah satu pangsa pasar saham perdagangan di BEI," ujar Hidayat.
Pada kesempatan tersebut, Samsul Hidayat Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI mengatakan perdagangan bursa saham dibuka setiap hari. Pembukaan perdagangan bursa saham akan dilakukan oleh Wakil Gubernur Kep Babel. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk memperluas kegiatan pasar modal di seluruh wilayah Indonesia.
"Ini upaya untuk memperluas bursa kita. Babel dipilih karena menjadi salah satu daerah yang memiliki potensi kedepan untuk pengembangan pasar modal. Babel juga merupakan salah satu tujuan dari BEI untuk mensosialisasikan kegiatan pasar modal," jelas Samsul.
Dengan adanya kegiatan ini, Samsul berharap apa yang dilakukan bisa menambah pengembangan pasar modal sampai ke daerah dan memberikan pencerahan bagi kita semua.
Usai penekanan bel sebagai tanda dibukanya perdagangan saham, Wakil Gubernur Kep Bangka Belitung berkesempatan menjadi pembicara pada acara talkshow di TV pasar modal atau Indonesia Business & Capital Market Television (IBCM).
ID
EN