Logo Babel

Berita

Triwulan III 2015 Pertumbuhan Ekonomi Meningkat

Triwulan III 2015 Pertumbuhan Ekonomi Meningkat
Triwulan III 2015 Pertumbuhan Ekonomi Meningkat

Pangkalpinang – Pertumbuhan ekonomi di triwulan III tahun 2015 mengalami peningkatan. Hal ini didorong tumbuhnya aktivitas ekspor, baik ekspor luar negeri...

Triwulan III 2015 Pertumbuhan Ekonomi Meningkat

Amie

Dinas Kominfo

10 tahun yang lalu

Pangkalpinang – Pertumbuhan ekonomi di triwulan III tahun 2015 mengalami peningkatan. Hal ini didorong tumbuhnya aktivitas ekspor, baik ekspor luar negeri maupun ekspor antar provinsi.  Namun secara menyeluruh, pertumbuhan ekonomi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melambat dibandingkan tahun 2014. Sebab di tahun 2015 berada diangka 4,28 persen, sedangkan di tahun sebelumnya telah mencapai angka 4,70 persen.

"Tingginya penjualan logam timah mendorong surplus ekspor pada triwulan III. Ada komonditas lain selain timah yakni pasir kwarsa, kaolin, tanah liat serta CPO ijut juga mendorong pertumbuhan ekonomi Bangka Belitung," kata Darwis Sitorus Kepala BPS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung saat menyampaikan rilis, Jumat (5/2/2016).

Melambatnya perekonomian Kepulauan Bangka Belitung tahun 2015  diukur berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Ia menambahkan, kondisi lain ikut mendorong ekonomi tumbuh di triwulan III, meningkatnya pengeluaran konsumsi pemerintah. Karena penyerapan anggaran pemerintah dimaksimalkan di akhir tahun. Perayaan tahun baru Islam, Maulid Nabi Muhammad, Natal dan tahun baru masehi juga berpengaruh pada peningkatan  pengeluaran konsumsi rumah tangga. 

“Peningkatan kegiatan organisasi sosial dan partai politik saat pelaksanaan pilkada serentak di empat kabupaten juga berpengaruh terhadap peningkatan pengeluaran konsumsi,” ungkapnya.

Tak hanya timah, pasalnya ada sumber utama pertumbuhan ekonomi lain seperti lapangan usaha pertanian, kehutanan dan perikanan. Ia mengatakan, namun dari sisi pertumbuhan ekonomi pada tiga lapangan usaha tersebut tidak terlalu besar yaitu masing masing sebesar 1,35 persen, 5,86 persen dan 4,07 persen.

“Mengenai lesunya kondisi perekonomian, disebabkan turunnya produksi logam timah dan penurunan ekspor timah ke luar negeri. Ini terjadi akibat adanya pemberlakuan Permendag No 3  tahun 2015. Bulan Agustus 2015 tidak ada ekspor timah ke luar negeri.  Jadi tidak bisa dipungkiri, lesunya perekonomian dipengaruhi komoditas timah,” tegasnya. 

Sumber
Dinas Kominfo
Penulis
Amie
Editor
Huzari, Adi Tri Saputra
Fotografer
Nona Dian Pratiwi