Logo Babel

Berita

Target Tahun Depan Muncul Dua Kabupaten Layak Anak, Lihat Syaratnya

Target Tahun Depan Muncul Dua Kabupaten Layak Anak, Lihat Syaratnya
Target Tahun Depan Muncul Dua Kabupaten Layak Anak, Lihat Syaratnya

PANGKALPINANG -- DP3ACSKB Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menargetkan tahun depan bertambah dua kabupaten layak anak (KLA). Syaratnya harus mendapatkan...

Target Tahun Depan Muncul Dua Kabupaten Layak Anak, Lihat Syaratnya

Lisia Ayu

DP3ACSKB Babel

7 tahun yang lalu

PANGKALPINANG -- DP3ACSKB Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menargetkan tahun depan bertambah dua kabupaten layak anak (KLA). Syaratnya harus mendapatkan dukungan dari semua elemen. Pasalnya sulit bagi pemerintah menjalankan program tanpa dukungan.

Kepala DP3ACSKB Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Susanti mengatakan, kabupaten/kota layak anak merupakan sistem pembangunan berbasis pemenuhan hak dan perlindungan anak. Ini merupakan amanah Konvensi Hak Anak (KHA). 

Saat ini baru satu kabupaten memperoleh penghargaan KLA. Menurut Susanti, seluruh kabupaten/kota di Babel telah mendeklarasikan. Tahun depan minimal terdapat dua kabupaten/kota menyusul Kabupaten Bangka Tengah memperoleh penghargaan KLA.

“Hendaknya dapat memahami kebijakan pengembangan KLA dan sepakat bekerja sama dalam rangka penguatan dan percepatan menjadi PROVILA,” kata Susanti saat Rapat Koordinasi Provinsi Layak Anak (PROVILA), di Ruang Tanjung Pesona Kantor Gubernur, Jumat (23/11/2018). 

Selain pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota, rapat kali ini melibatkan media massa dan pengusaha yang memiliki andil dalam penyusunan kebijakan bidang perlindungan anak. Rakor bertujuan  mewujudkan sinergitas menjadikan PROVILA. 

Bertindak sebagai narasumber kegiatan rakor yakni, Sekretaris Deputi Tumbuh Kembang Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI Eko Novi Ariyanti. Koordinasi ini merupakan rakor kedua di tahun 2018. 

Susanti menilai rapat ini penting. Sebab sebaik apapun program pemerintah tak akan berjalan baik tanpa dukungan dan kepedulian masyarakat. Dunia usaha dan media massa diajak untuk membantu mensosialisasikan program PROVILA.

"Kita mesti bersama-sama dan lebih peduli terhadap lingkungan sekitar, terutama bagi kepentingan anak,” tegas Susanti.

Sumber
DP3ACSKB Babel
Penulis
Lisia Ayu
Editor
Huzari
Fotografer
Aisyah Putri