Berita
Tajuddin Yakin Sektor Pariwisata Menjanjikan
Tanjungpandan – Potensi alam Pulau Belitung sangat menjanjikan untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata. Tak hanya wisata alam, pasalnya di Belitung juga...
Tajuddin Yakin Sektor Pariwisata Menjanjikan
Huzari
Dinas Kominfo
10 tahun yang lalu
Tanjungpandan – Potensi alam Pulau Belitung sangat menjanjikan untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata. Tak hanya wisata alam, pasalnya di Belitung juga terdapat banyak budaya yang dapat menjadi daya tarik wisatawan untuk berkunjung. Kendati demikian, infrastruktur dasar harus ditingkatkan guna mempercepat kemajuan sektor ini.
H KA Tajuddin Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengatakan, sektor pariwisata terus mengalami kemajuan. Hal ini terbukti dengan meningkatnya jumlah wisatawan berkunjung ke Bangka Belitung. Pemerintah provinsi terus berupaya meningkatkan dan mengembangkan sektor pariwisata menjadi sektor unggulan.
"Terbukti sejak tahun 2007 hingga saat ini, jumlah wisatawan berkunjung ke Bangka Belitung mengalami peningkatan. Baik itu jumlah wisatawan nusantara maupun wisatawan mancanegara," jelasnya saat membuka Festival Laskar Pelangi 2015, di Lor In, Pantai Tanjung Tinggi, Belitung, Kamis (27/8/2015).
Hal senada disampaikan Sahani Saleh Bupati Belitung. Menurutnya, pengembangan sektor pariwisata sangat berharga. Sebab sektor ini mampu membangkitkan sektor ekonomi kreatif yang dapat bertahan walaupun dalam kondisi krisis ekonomi. Jumlah pelaku ekonomi kreatif pun terus bertambah, dan saat ini sudah tercatat sebanyak 136 usaha kecil dan menengah di Belitung.
"Dengan jumlah penduduk hampir mencapai 180 ribu, Kabupaten Belitung terus mengalami kemajuan. Sektor wisata merupakan sektor andalan selain sektor perkebunan," kata Bupati pada kesempatan ini.
Bupati optimis, dengan didukung infrastruktur memadai, sektor unggulan tersebut cepat mengalami kemajuan. Saat ini Pelabuhan Tanjung Batu telah dipercaya sebagai pelabuhan ekspor untuk produk berlabel halal. Jadi semua produk halal yang akan diekspor harus melalui pelabuhan ini. Selanjutnya di tahun 2018 nanti, diupayakan agar bandara yang ada saat ini menjadi bandara internasional.
"Kalau untuk infrastruktur jalan di Belitung sudah sangat baik. Hampir semua jalan kondisinya mulus dan tidak ada kemacetan. Ini sudah diakui banyak orang. Namun masih perlu dibangun power plant dan penyediaan air baku, ini kebutuhan dasar sektor pariwisata," ungkapnya.
Sebelumnya, Kusumah Kosasih Ketua Pelaksana Festival Laskar Pelangi mengatakan, waktu pelaksanaan kegiatan Festival Laskar Pelangi masih bersifat tentatif, karena festival ini belum menjadi kalender wisata nasional. Sementara ini, kegiatan festival terlaksana berkat kreativitas pelaku dunia wisata. Mengenai pendanaan masih swadaya, namun ada juga bantuan dari pemerintah provinsi maupun kabupaten.
“Selebihnya, pendanaan festival oleh pihak sponsor. Karena pelaksanaan kegiatan ini membutuhkan dana cukup besar. Kami mempunyai misi agar kegiatan ini menjadi even nasional. Sudah ada pertemuan dengan Kementerian Pariwisata, Andrea Hirata dan Gubernur Babel. Ada kemungkinan pihak kementerian pariwisata menjadikan festival ini menjadi even nasional, masuk program Wonderful Indonesia,” jelasnya, Rabu (26/8/2015).
Namun sebelum menjadi agenda nasional, Kosasih berharap tahun depan Festival Laskar Pelangi masuk menjadi even yang dilaksanakan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Kendati demikian, panitia pelaksanaan yang telah melaksanakan kegiatan ini sebelumnya hendaknya terus dipercaya menjadi pelaksana kegiatan, sebab panitia telah menguasai konsep Festival Laskar Pelangi.
“Selain even budaya, fastival ini juga menjadi even bersifat edukasi untuk memberi infomasi mengenai filosofi masyarakat Bangka Belitung. Sebagaimana diketahui, Bangka Belitung sudah dikenal sebagai daerah pertambangan timah. Oleh sebab itu, Festival Laskar Pelangi menampilkan tarian kolosal Pendulang Timah. Masyarakat bisa menyaksikan tarian ini tanggal 29 Agustus 2015 sekitar pukul 15.00 WIB di Pantai Tanjung Tinggi,” paparnya.
ID
EN