Berita
Produksi Gabah Kering Ditargetkan 35.090 Ton
Rias – Tahun ini Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menargetkan produksi Gabah Kering Giling (GKG) sebesar 35.090 ton. Target tersebut mengalami kenaikan...
Produksi Gabah Kering Ditargetkan 35.090 Ton
Suci Lestari, Fajrina Andini
Dinas Kominfo
11 tahun yang lalu
Rias – Tahun ini Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menargetkan produksi Gabah Kering Giling (GKG) sebesar 35.090 ton. Target tersebut mengalami kenaikan sebesar 26,67 persen dari tahun sebelumnya. Pasalnya di tahun 2014 capaian angka produksi gabah hanya 25.733 ton.
“Hal ini ditentukan pemerintah pusat untuk memenuhi target produksi nasional sebesar 73.40 juta ton,” kata Rustam Effendi Gubernur Kepulauan Bangka Belitung saat kegiatan Pencanangan Peletakan Batu Pertama Gerakan Perbaikan Irigasi, di lokasi persawahan Desa Rias, Toboali Bangka Selatan, Senin (19/1/2015).
Untuk memenuhi target itu, jelasnya, pemerintah berupaya meningkatkan Indeks Pertanian (IP). Jika sebelumnya hanya menanam satu kali setahun, maka ditingkatkan menjadi dua kali setahun. Selain itu berupaya meningkatkan produktivitas yang semula hanya 3,5 ton per hektare menjadi 4,0 ton per hektare.
“Kita berusaha maksimal meningkatkan indeks pertanian dan produktivitasnya”, tegasnya.
Misi pembangunan pertanian di Bangka Belitung yaitu, terwujudnya pertanian yang maju, terintegrasi dan berdaya saing melalui peningkatan produksi dan produktivitas berkelanjutan dalam mewujudkan kesejahteraan petani. Ia menambahkan, dalam rangka melaksanakan tugas strategi-strategi ini diperlukan rangkaian kegiatan yang telah ditetapkan Kementerian Pertanian berupa optimalisasi lahan dan perbaikan jaringan irigasi di sentra-sentra produksi padi.
Menggunakan dana APBN, ungkap Gubernur, Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akan melaksanakan kegiatan optimalisasi lahan seluas 4.000 hektare dan melakukan perbaikan jaringan irigasi seluas 7.750 hektare. Optimalisasi lahan di Kabupaten Bangka Selatan seluas 1.000 hektare dan perbaikan jaringan irigasi 5.000 hektare.
“Kegiatan optimalisasi juga dilakukan di Kabupaten Bangka Barat seluas 1.500 hektare, begitu juga di Pulau Belitung. Diharapkan terjadi peningkatan produktivitas dan indeks pertanian dari 100 menjadi 200,” jelasnya.
ID
EN