Logo Babel

Berita

Petani Minta ‘Dongkrak’ Harga Karet

Petani Minta ‘Dongkrak’ Harga Karet

Pangkalpinang – Akibat harga karet yang kian merosot membuat masyarakat petani kesulitan. Kendati demikian, petani di wilayah Kabupaten Bangka Tengah tak putus...

Petani Minta ‘Dongkrak’ Harga Karet

Imelda Ginting

Dinas Kominfo

11 tahun yang lalu

Pangkalpinang – Akibat harga karet yang kian merosot membuat masyarakat petani kesulitan. Kendati demikian, petani di wilayah Kabupaten Bangka Tengah tak putus asa. Namun pemerintah diminta memperhatikan kondisi petani karet tersebut dengan cara memberikan bantuan bibit berkualitas.

“Harga karet kian merosot menjadi permasalahan bagi petani karet. Selain itu, mereka memohon bantuan pemerintah untuk memberi bantuan bibit karet serta alat penggilingan karet,” kata Masrul Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dapil Kabupaten Bangka Tengah, pada sidang paripurna penyampaian hasil reses masa sidang I tahun 2015, di Ruang Sidang Paripurna DPRD Kepulauan Bangka Belitung, Selasa (31/3/2015).

Petani sawit juga menyampaikan persoalannya. Ia menambahkan, masyarakat yang memiliki kebun sawit merasa resah dengan keberadaan Hutan Tanaman Industri (HTI). Masyarakat menilai keberadaan HTI terkesan sewenang-wenang dan dapat menutup mata pencarian masyarakat sekitar.

Berbicara mengenai MTQ tahun depan yang akan dilaksanakan di Kabupaten Bangka Tengah, tepatnya di Pesantren Nurul Falah, Desa Air Mesu, masyarakat memohon bantuan sarana dan prasarana. Sebab jalan menuju lokasi ini belum diaspal, selain itu perlu dilakukan perbaikan bangunan serta fasilitas pendukung lainnya.

Sementara di bidang pendidikan, jelasnya, masyarakat meminta agar pemerintah membantu pengadaan sarana dan prasarana seperti perlengkapan laboratorium. Menganggarkan dana untuk kesejahteraan ustad-ustad yang mengajar di mesjid serta perlu ada penambahan tenaga guru mengaji.

“Untuk masyarakat yang tinggal dekat laut meminta bantuan perahu, serta pemberdayaan bagi kaum ibu dalam mengelola hasil laut. Tak hanya itu, sebab ada usulan menjadikan potensi laut sebagai daerah wisata,” ungkapnya.

Mengenai pelaporan hasil reses dapil Kabupaten Bangka Selatan, Bangka Barat, Kabupaten Bangka serta dapil Kabupaten Belitung dan Belitung Timur tidak dibacakan. Sejumlah laporan tersebut langsung diserahkan kepada Wakil Gubernur dan Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Berdasarkan data yang diperoleh tim Babelprov.go.id,  persoalan serupa juga disampaikan masyarakat dapil Kabupaten Bangka, Kabupaten Barat, Kabupaten Bangka Selatan. Pembangunan infrastuktur, pemberdayaan masyarakat, bidang pendidikan, kesehatan juga persoalan pertanian masih menjadi aspirasi warga.

Sumber
Dinas Kominfo
Penulis
Imelda Ginting
Editor
Huzari
Fotografer
Stevani