Logo Babel

Berita

Peneliti dan Penyuluh Harus Bersinergi

Peneliti dan Penyuluh Harus Bersinergi
Peneliti dan Penyuluh Harus Bersinergi
Peneliti dan Penyuluh Harus Bersinergi
Peneliti dan Penyuluh Harus Bersinergi

Mendo Barat – Peneliti di bidang pertanian harus bersinergi dengan penyuluh. Pasalnya peneliti jika tanpa penyuluh akan lumpuh, sebaliknya jika penyuluh tanpa...

Peneliti dan Penyuluh Harus Bersinergi

Rizky Fitrajaya/Huzari

Diskominfo Babel

9 tahun yang lalu

Mendo Barat – Peneliti di bidang pertanian harus bersinergi dengan penyuluh. Pasalnya peneliti jika tanpa penyuluh akan lumpuh, sebaliknya jika penyuluh tanpa peneliti akan buta. Dua sumber daya ini harus saling menberikan kontribusi bagi pengembangan sektor pertanian. Sehingga target ketahanan pangan bangsa ini dapat segera terealisasi.

Haris Syahbuddin Kepala Balai Besar Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian (BBP2TP) mengatakan, penelitian yang dilakukan harus dapat disosialisasikan oleh tenaga penyuluh di lapangan. Sudah banyak pengembangan teknologi di bidang pertanian, salah satunya yakni penerapan sistem bioindustri.

“Jika menggunakan sistem ini tidak ada output terbuang. Menanam serai dan beternak sapi, tidak hanya mendapatkan minyak serai dan urine sapi. Namun ampas serai usai penyulingan dapat dimanfaatkan sebagai pakan sapi,” jelasnya saat Lounching Model Bioindustri di Balai Pengkajian, Teknologi, Pertanian (BPTP) Bangka Belitung, Desa Kace, Mendo Barat, Kabupaten Bangka, Rabu (12/10/2016).

Bioindustri memberikan manfaat dan kontribusi bagi semua. Ia menambahkan, BPTP harus terus meningkatkan kompetensi. Menginformasikan sistem bioindustri dapat meningkatkan daya tahan terhadap kebutuhan energi, pangan dan berdampak terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat petani. Upaya ini harus dilakukan secara bersama-sama, sebab BPTP tidak bisa bergerak sendiri.

“Harus ada kerja sama dengan pihak-pihak terkait. Sebab penelitian yang telah dilakukan selalu merujuk pada kebijakan strategis. Keuntungan lain menggunakan sistem bioindustri yaitu dapat meminimalisir limbah. Proses yang dilakukan dari hulu ke hilir dimanfaatkan semuanya,” ujarnya.

Sementara Rubio Kepala BPTP Bangka Belitung mengatakan, pemberdayaan sumber daya di bidang pertanian harus dilakukan secara masif. Seperti pengembangan tanaman serai wangi dengan peternakan sapi. Masyarakat petani dapat melakukan penyulingan minyak serai, selain itu limbah air hasil penyulingan tersebut dapat digunakan sebagai biopestisida.

“Ini bermanfaat dan mempunyai nilai tambah untuk meningkatkan penghasilan masyarakat Bangka Belitung. Namun harus ada kerja sama dari semua stakeholders  untuk melakukan pengembangan tanaman ini. Tak hanya itu, sebab petani lada bisa menanam kelor sebagai junjung hidup sahang. Lalu daun kelor dapat digunakan sebagai pakan ternak,” ungkapnya.

Sumber
Diskominfo Babel
Penulis
Rizky Fitrajaya/Huzari
Editor
Huzari, Adi Tri Saputra
Fotografer
Rizky Fitrajaya