Logo Babel

Berita

Pemuda Harus Ikut Mempercepat Pembangunan

Pemuda Harus Ikut Mempercepat Pembangunan
Pemuda Harus Ikut Mempercepat Pembangunan
Pemuda Harus Ikut Mempercepat Pembangunan
Pemuda Harus Ikut Mempercepat Pembangunan
Pemuda Harus Ikut Mempercepat Pembangunan
Pemuda Harus Ikut Mempercepat Pembangunan
Pemuda Harus Ikut Mempercepat Pembangunan
Pemuda Harus Ikut Mempercepat Pembangunan

Pangkalpinang – Pemuda harus mempunyai peran mempercepat proses pembangunan. Berbagai upaya dapat dilakukan pemuda di antaranya, berpartisipasi dalam kancah...

Pemuda Harus Ikut Mempercepat Pembangunan

Huzari

Dinas Kominfo

10 tahun yang lalu

Pangkalpinang – Pemuda harus mempunyai peran mempercepat proses pembangunan. Berbagai upaya dapat dilakukan pemuda di antaranya, berpartisipasi dalam kancah politik. Demokrasi Indonesia saat ini telah membuka peluang bagi pemuda untuk menentukan nasib bangsa. Sebab masuknya pemuda dalam partai-partai politik dapat mengantarkan pemuda menduduki posisi strategis.

Rustam Effendi Gubernur Kepulauan Bangka Belitung menilai keberadaan pemuda telah memberi kontribusi banyak bagi kemerdekaan NKRI. Untuk itu, hendaknya pemuda harus lebih mengedepankan rasa objektivitas mengisi kemerdekaan, sehingga keberadaan pemuda dapat membantu percepatan pembangunan. Sebab pemuda mempunyai posisi strategis membantu pemerintah, baik di bidang politik, ekonomi dan sosial budaya.

“Pemuda harus menuntut re integrasi politik. Peringatan hari sumpah pemuda ini hendaknya dapat dijadikan momen mempersatukan negeri. Cukup banyak partai politik yang dapat mengantarkan pemuda ke kancah perpolitikan dan menjadikan pemuda sebagai pemimpin,” jelasnya saat menyampaikan materi bertema Pemuda Indonesia dalam Kuasa pada Seminar Politik Kebangsaan dan Rekonsiliasi Pemuda Nusantara “Re Integrasi Politik Pemuda Indonesia, di Graha Timah, Selasa (27/10/2015).

Pemuda dituntut agar tidak memikirkan diri sendiri dan kelompok. Ia menegaskan, pemuda harus mengawal demokrasi untuk meningkatkan rasa nasionalisme. Pemilihan gubernur, bupati dan walikota telah dilakukan secara langsung. Tentunya hasil pemilihan tersebut masih terdapat kekurangan. Untuk itu, sebagai pemuda dapat membantu melakukan kontrol terhadap pelaksanaan program pembangunan yang dilakukan kepala daerah.

Pemuda harus berani membangun kesepahaman mengenai prinsip-prinsip dasar bangsa. Ia menyarankan, jangan sampai pemuda hanya menjadi pelengkap. Namun di kancah politik pemuda harus tampil dengan karakter yang baik. Selain itu, organisasi pemuda harus terlibat dalam pembangunan dan pengambilan kebijakan politik sesuai fungsinya.

“Pemuda harus mengenyampingkan kepentingan kelompok ketika berbicara mengenai pembangunan secara nasional. Keterbukaan dan kondisi demokrasi telah membuka peluang bagi pemuda memberi kontribusi bagi negara,” harapnya.

Kondisi saat ini sudah sangat berbeda. Ia menjelaskan, sebab organisasi pemuda dapat melakukan perubahan untuk kemajuan bangsa. Terkait permasalahan sosial, pemerintah telah membuka peluang untuk bekerja sama dengan pemuda. Karena pemerintah tidak dapat mengatasi persoalan-persoalan sosial tanpa adanya dukungan dari para pemuda.

“Jika pemuda ingin mengembangkan sektor perekonomian dapat melakukan kerja sama dengan pemerintah. Terdapat anggaran dana dapat dimanfaatkan untuk membuka usaha kecil dengan bunga kecil. Namun untuk mendapatkan dana tersebut  terdapat aturan-aturan, dan ini harus dipatuhi,” ungkapnya.

Sebelumnya Kol Inf Murlim Mariadi Danren 045/Gaya saat menyampaikan materi menjelaskan, sebagai generasi muda harus dapat mempertahankan dan meningkatkan rasa nasionalisme. Jangan hanya karena tawaran gaji besar dari perusahaan luar negeri membuat pemuda lupa terhadap NKRI. Sebab saat ini sudah cukup banyak pemuda-pemuda pintar di Indonesia bekerja di luar negeri. Padahal seharusnya pemuda tersebut dapat membaktikan diri ikut membangun negeri.

“Jangan sampai diberi gaji besar, lalu lupa dengan NKRI. Saat ini sudah banyak rasa nasionalisme pemuda mengalami penurunan. Untuk memupuk rasa nasionalisme tersebut, kita datang ke sekolah-sekolah memberikan penjelasan. Terutama ketika menjadi pembina upacara,” ungkapnya.

Sumber
Dinas Kominfo
Penulis
Huzari
Editor
Fotografer
Rizky Fitrajaya