Berita
Pelajar Menggali Khasanah Budaya Nusantara
Pangkalpinang – Didik Murdianto Kepala PT Taspen Cabang Pangkalpinang mengajak siswa-siswi mengenal keanekaragaman budaya nusantara melalui program Siswa...
Pelajar Menggali Khasanah Budaya Nusantara
Surianto
Diskominfo Babel
9 tahun yang lalu
Pangkalpinang – Didik Murdianto Kepala PT Taspen Cabang Pangkalpinang mengajak siswa-siswi mengenal keanekaragaman budaya nusantara melalui program Siswa Mengenal Nusantara (SMN). Program SMN diharapkan bisa menjadi bekal sangat baik untuk menambah pengetahuan tentang nusantara yang kaya, nusantara yang istimewa dan nusantara yang luar biasa.
"Indonesia sangat beragam. Pengenalan keanekaragaman budaya menjadi bekal menambah pengetahuan. Sehingga ke depan bisa lebih banyak belajar dan mengetahui apa yang ada di Indonesia. Walaupun berbeda, tetap berada di Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegasnya ketika berada di Rumah Dinas Wagub Kepulauan Bangka Belitung, Pangkalpinang, Minggu malam (14/8/2016).
Provinsi Kepulauan Bangka Belitung telah menerima siswa SMN dari Yogyakarta. Ia menjelaskan, selama tujuh hari berada di Bangka Belitung, pelajar SMN mendapatkan pengetahuan mengenai potensi pariwisata. Pelajar juga dikenalkan dengan kebudayaan, adat istiadat, pantai, sejarah, UKM dan pertanian khas Bangka Belitung.
"Siswa-siswi ini diajak mengunjungi Pantai Parai menikmati kuliner khas Bangka Belitung. Selanjutnya dikenalkan dengan wisata sejarah dengan mengunjungi Menumbing. Mereka juga dikenal dengan pertanian lada di Kabupaten Bangka Tengah," papar Didik.
Di kesempatan yang sama, Sarbilan Penanggung Jawab (PIC) Yogyakarta dari PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko (Persero) mengatakan, program ini mengajak siswa mengenal keanekaragam dan perbedaan budaya. Sehingga bisa saling mengenal nusantara. Ini khasanah yang harus dikenalkan kepada pelajar agar bisa mencintai dan bangga keanekaragaman nusantara.
Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memiliki potensi pariwisata yang sangat baik. Ia menambahkan, potensi kebudayaan dan pantai yang indah harus dikelola dengan baik. Karena tugas pariwisata itu menyapa dan melayani. Jika memberikan pelayanan prima, maka pariwisata Bangka Belitung akan berkembang cepat. Potensi pariwisata ini cukup mendapat apresiasi dari turis mancanegara.
“Kelola dengan baik, beri pelayanan prima sesuai Sapta Pesona. Tingkatkan SDM, agar wisata Bangka Belitung bisa melesat menyamai Bali. Kami sangat terkesan dengan sambutan masyarakat Bangka Belitung di seluruh tempat yang dikunjungi siswa SMN. Kami juga merasa puas dengan keindahan pantai dan potensi pariwisata," ucap Sarbilan.
Hal senada disampaikan Titanika perwakilan SMN asal Yogyakarta. Ia mengatakan, masyarakat Bangka Belitung sangat ramah. Selama berada di Bangka Belitung merasa sangat dihargai, disayangi dan dianggap sebagai anak sendiri. Itu menjadi salah satu keindahan kehidupan masyarakat Bangka Belitung. Terdapat perbedaan rasa kuliner Yogya dengan kuliner Bangka Belitung.
“Meskipun masakan manis dan masakan pedas berbeda, kain batik dan cual itu berbeda, tapi itu adalah produk masyarakat Indonesia. Kita ini berbeda, tetapi kita semua abdi. Abdi untuk Indonesia. Abdi untuk membawa Indonesia menjadi lebih baik. Mari kita saling menjaga komunikasi dan silaturahmi. Semoga kami bisa berbagi informasi tentang indahnya Bangka Belitung," ungkap Titanika.
Pengalaman Berharga
Mengikuti program SMN memberikan kesan tersendiri bagi pelajar. Renza perwakilan siswa SMN asal Bangka Belitung mengakui banyak pengalaman dan pelajaran didapatkan selama mengikuti program yang dimotori BUMN se Indonesia tersebut. Pasalnya pelajar dapat mengetahui, kebudayaan, tradisi serta kehidupan sosial masyarakat di tempat tujuan.
Renza merasa sangat terkesan dengan keramahan masyarakat Yogyakarta. Ia mengatakan, selama di Yogyakarta bisa bermain gamelan, mengunjungi candi Borobudur, Prambanan serta belajar membuat batik tulis dan hingga membuat wayang. Hendaknya program ini dapat terus dilakukan agar pelajar lebih mengenal kekayaan nusantara.
"Lewat program ini, rasa cinta tanah air melekat di jiwa kami. Kami bertekad untuk bisa berguna bagi nusa dan bangsa. Membangun bangsa Indonesia lebih maju dan sejahtera. Ini merupakan pengalaman berharga, kami menjadi tahu dan lebih mengenal kekayaan nusantara," ujar Renza ketika menyampaikan pengalamannya mengunjungi Yogyakarta.
ID
EN