Logo Babel

Berita

Pangkalpinang Deflasi 0,46 Persen

Pangkalpinang Deflasi 0,46 Persen

Pangkalpinang – Kali ini Pangkalpinang mengalami deflasi sebesar 0,46 persen, dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) diangka 117,77. Kendati demikian angka itu...

Pangkalpinang Deflasi 0,46 Persen

Adi Tri Saputra, Chandra

Dinas Kominfo

11 tahun yang lalu

Pangkalpinang – Kali ini Pangkalpinang mengalami deflasi sebesar 0,46 persen, dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) diangka 117,77. Kendati demikian angka itu lebih kecil dari bulan sebelumnya, Februari 2015. Sebab bulan tersebut Pangkalpinang mengalami deflasi 0,89 persen dengan IHK 118,32.

Agung Rachmadi Kepala Bidang Statistik dan Distribusi Badan Pusat Statistik Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menjelaskan, penurunan harga menjadi pemicu utama deflasi dengan ditunjukkan turunnya indeks didua kelompok pengeluaran yakni, kelompok bahan makanan sebesar 4,65 persen dan kelompok kesehatan 0,51 persen.

“Ada empat kelompok pengeluaran mengalami inflasi yakni kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar 2,31 persen,” jelasnya saat konferensi pers  di ruang rapat BPS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Rabu (1/4/2015).

Tak hanya itu, kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar juga menjadi pemicu terjadinya inflasi di Pangkalpinang sebesar 0,63 persen. Ia menambahkan, sedangkan kelompok sandang menyumbang sebesar 0,05 persen. Sementara untuk kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 1,33 persen.

“Untuk kelompok pendidikan, reakreasi dan olahraga stabil," paparnya.

Komponen inti pada Maret 2015, memberikan andil inflasi sebesar 0,32 persen. Ia mengungkapkan, sedangkan untuk komponen bergejolak inflasi sebesar 1,48 persen. Komponen yang harganya diatur pemerintah memberikan andil deflasi sebesar 0,85 persen.

Ada beberapa komoditas yang mengalami peningkatan harga pada Maret 2015, antara lain, beras, bensin, rokok kretek filter, batu, bawang merah, bahan bakar rumah tangga, pisang, makanan ringan, jeruk, dan nasi dengan lauk. Sedangkan komoditas yang mengalami penurunan harga yaitu ayam hidup, ikan tongkol, ikan singkur, udang basah dan ikan kembung.

“Daging ayam ras, ikan tenggiri, ikan selar, ikan kerisi dan ikan merah juga mengalami penurunan harga,” jelasnya.

Sumber
Dinas Kominfo
Penulis
Adi Tri Saputra, Chandra
Editor
Huzari
Fotografer
Chandra