Berita
Noviar Usul Kemenkominfo Gelar Rakor di Babel
Tanjungpandan – Noviar Ishak Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengusulkan agar Kemenkominfo menggelar rapat...
Noviar Usul Kemenkominfo Gelar Rakor di Babel
Rizky Fitrajaya
Dinas Kominfo
10 tahun yang lalu
Tanjungpandan – Noviar Ishak Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengusulkan agar Kemenkominfo menggelar rapat koordinasi di Bangka Belitung. Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat dan mensinergiskan program kerja kementerian dengan program kerja pada pemerintah daerah. Setidaknya rakor dapat digelar untuk regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel).
“Kemenkominfo pusat kurang berkomunikasi dengan daerah. Sekarang kita bisa berkomunikasi melalui dunia maya, tapi bertatap muka secara langsung bisa lebih baik lagi. Bangka Belitung siap menjadi tuan rumah jika Kemenkominfo ingin mengadakan rakor nasional,” ungkapnya saat Pembukaan Rakor Forum SKPD Diskominfo se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, di Ruang Meeting Hotel Billiton, Tanjung Pandan, Kabupaten Belitung, Rabu (24/02/2016).
Rakor kali ini mengusung tema, “Memantabkan Percepatan Pembangunan TIK untuk Meningkatkan Akses Masyarakat Menuju Pemerataan Pembangunan di Provinsi Bangka Belitung.” Bertindak sebagai narasumber Oryza Taswin Kasubag Sub Bagian Kerja Sama Lintas Daerah, Biro Perencanaan, Kemenkominfo, Tulus Subardjono Direktur Komunikasi Publik Dirjen IKP Kemenkominfo, Kepala Bappeda dan Kepala Diskominfo Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Ia menambahkan, Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) mengubah wajah pemerintah, terutama terkait pelayanan publik yang cepat. Penyebaran Informasi pun dapat diakses masyarakat. TIK sangat berperan penting dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara, sehingga berdampak besar bagi perorangan, bisnis dan pemerintahan. Inpres No 3 tahun 2003 tentang Strategi dan Kebijakan Pengembangan e-goverment menjadi dasar penguatan TIK di lingkungan pemerintah.
Perlu mempersiapkan infrastuktur TIK yang baik, berkualitas dan merata sampai ke desa. Ia menambahkan, pemerintah melalui Kemenkominfo terus membangun infrastuktur dari kota sampai desa terpencil sesuai semangat nawa cita. Pemerintah pun membangun jaringan serat optik, jaringan konektivitas layanan pita lebar dan pembangunan BTS di daerah terluar. Selain itu mengemas program USO/KPU, seperti plik, mplik dan mobil pusat teknologi informasi dan komunikasi (pustika).
“Kemajuan TIK perlu diimbangi peningkatan peran pemerintah dalam melakukan komunikasi publik. Seringkali program pemerintah beserta hasil-hasil yang telah dicapai tidak diketahui masyarakat di seluruh pelosok tanah air. Untuk itu perlu strategi komunikasi tepat. Semoga rakor ini dapat mensinergiskan kegiatan demi terciptanya kebijakan pembangunan TIK yang terarah, merata dan berkelanjutan,” harapnya.
Sementara Erwandi A Rani Wakil Bupati Kabupaten Belitung mengharapkan ada persepsi yang sama, terutama terkait nomenklatur Dinas Komunikasi dan Informatika di daerah. Sebab untuk saat ini, dari segi penamaan sudah bermacam-macam sesuai dengan selera pimpinan dan anggaran daerah. Padahal dinas ini mempunyai tugas dan fungsi cukup penting, seperti berfungsi untuk menyamakan persepsi antara SKPD.
“Kominfo bisa memediasi dan menyatukan SKPD, sehingga tidak mementingkan egostruktural. Sehingga berdampak dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Mudah-mudahan dengan rapat ini tercipta keputusan apa nama yang tepat, terhadap nama Kominfo di daerah,” harapnya.
Sebelumnya, Eko Presetyo Ketua Pelaksana Rakor mengatakan, pelaksanaan rapat koordinasi ini untuk mensinergikan program dan kegiatan antara pemerintah provinsi dengan kabupaten kota. Sehingga dapat mendukung program-program pembangunan pemerintah. Selain itu bertujuan menjaring aspirasi dan masukan dari pemerintah kabupaten/kota dalam rangka penyusunan program kerja tahun 2016.
“Kita berupaya mensinergiskan program bidang Kominfo antara provinsi dan kabupaten/kota dalam rangka mendukung program prioritas pemerintah. Rakor ini dilaksanakan selama dua hari terhitung tanggal 24 sampai 25 Februari 2016,” jelas Kasubag Sub Bagian Perencanaan dan Pusat Data Diskominfo Babel tersebut.
ID
EN