Berita
Nilai Ekspor Belum Juga Membaik
Pangkalpinang – Hingga saat ini nilai ekspor Bangka Belitung belum juga membaik. Kendati di bulan Januari nilai ekspor menembus angka US$118,47 juta, namun...
Nilai Ekspor Belum Juga Membaik
Rizky, Huzari
Dinas Kominfo
11 tahun yang lalu
Pangkalpinang – Hingga saat ini nilai ekspor Bangka Belitung belum juga membaik. Kendati di bulan Januari nilai ekspor menembus angka US$118,47 juta, namun angka ini masih terpaut jauh dari bulan sebelumnya. Pasalnya di bulan Desember 2014 lalu, nilai ekspor mencapai US$187,69 juta. Berdasarkan perbandingan angka tersebut, sedikitnya terdapat penurunan nilai ekspor sebesar 36,88 persen.
Menurut keterangan Herum Fajarwati Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, total ekspor tersebut terbagi atas ekspor timah sebesar US$91,73 juta dan non timah sebesar US$26,74 juta. Sebagaimana ekspor sebelumnya, komoditi timah masih mendominasi nilai ekspor atau sekitar 77,43 persen. Adapun negara tujuan utama ekspor timah yaitu Singapura mencapai US$70,98 juta atau 77,38 persen dari ekspor timah.
“Selanjutnya diikuti India senilai US$7,66 juta atau sekitar 8,35 persen dan Belanda US$1,54 juta atau sekitar 1,68 persen,” tegasnya saat jumpa pers di Kantor BPS Jalan Pulau Bangka, Komplek Perkantoran Pemerintahan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Senin (16/2/2015).
Sementara untuk komoditi ekspor non timah terbesar berdasarkan kode Harmonized System (HS) dua digit adalah golongan minyak atau lemak hewani dan nabati sebesar US$17 juta. Jika dipersentasekan, jelasnya, komoditi tersebut menyumbang sekitar 63,7 persen dari total keseluruhan nilai ekspor non timah Bangka Belitung. Kemudian diikuti golongan kopi, teh dan rempah-rempah US$7,4 juta atau sekitar 27,7 persen.
Selain dua komoditi itu, ada juga komoditi karet dan barang-barang dari karet dengan nilai ekspor US$0,1 juta. Sedangkan golongan berbagai produk kimia mengalami penurunan dari US$0,7 juta pada Januari 2014 menjadi tidak ada sama sekali di bulan yang sama tahun ini. Berbicara mengenai negara tujuan ekspor komoditi non timah, ia menjelaskan, selama Januari 2015 nilai ekspor non timah ke Pakistan mencapai USS$11,9 juta, dengan komoditi ekspor terbesar adalah crude palm oil.
Negara tujuan ekspor non timah terbesar kedua Bangladesh. Ia menambahkan, angka ekspor ke negara tersebut menembus US$5,1 juta dengan komoditi terbesar crude palm oil. Selanjutnya diikuti negera Vietnam senilai US$3,1 juta dengan komoditas lada putih, Singapura US$2,5 juta dengan komoditi yang sama dengan Vietnam.
“Nilai ekspor ke Malaysia US$0,6 juta dengan komoditi utama hasil perikanan dan olahannya. Awal tahun ini Bangka Belitung tidak melakukan ekspor ke Korea Selatan dan China,” tegasnya.
ID
EN