Logo Babel

Berita

Masyarakat Harus Mampu Bersinergi Mengembangkan Sektor Pariwisata

Masyarakat Harus Mampu Bersinergi Mengembangkan Sektor Pariwisata
Masyarakat Harus Mampu Bersinergi Mengembangkan Sektor Pariwisata
Masyarakat Harus Mampu Bersinergi Mengembangkan Sektor Pariwisata

Bangka Tengah – Masyarakat harus mampu bersinergi membantu pengembangan sektor pariwisata. Sehingga upaya pemerintah terkait pengembangan sektor kepariwisataan...

Masyarakat Harus Mampu Bersinergi Mengembangkan Sektor Pariwisata

Ernawati Arif

Disbudpar

9 tahun yang lalu

Bangka Tengah – Masyarakat harus mampu bersinergi membantu pengembangan sektor pariwisata. Sehingga upaya pemerintah terkait pengembangan sektor kepariwisataan dapat memberikan hasil nyata bagi kesejahteraan masyarakat Bangka Belitung. Selain itu, penyuluh pariwisata harus pandai mengkomunikasikan kebijakan dan program pemerintah.

Demikian dikatakan Tajuddin Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kepulauan Bangka Belitung saat Bimbingan Teknis Penyuluh Pengembangan Sadar Wisata dan Potensi Masyarakat Destinasi Pariwisata, di Hotel Santika, Pangkalan Baru, Bangka Tengah, Senin (9/5/2016). Menurutnya, pengembangan pariwisata didasari nilai-nilai sadar wisata.

“Sehingga masyarakat dapat memahami apa yang menjadi tujuan pemerintah terhadap sektor pariwisata. Pembangunan KEK berdampak besar bagi masyarakat. Karena masyarakat adalah tuan rumah, sekaligus mengolah pariwisata daerah sendiri untuk kemudian diambil manfaatnya demi kesejahteraan,” tegasnya.

Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari terhitung tanggal 9 dan 10 Mei 2016. Selain dari Dinas Pariwisata kabupaten/kota se Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, kegiatan ini juga melibatkan Bappeda, Dewan Kesenian, Lembaga Adat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, UBB, SMK Pariwisata, ASITA, HPI, PHRI, pengusaha bidang pariwisata dan sejumlah elemen lainnya.

Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Pariwisata berencana menambah Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) pariwisata. Ia menambahkan, Tanjung Kelayang Kabupaten Belitung telah ditetapkan sebagai KEK pariwisata. Pemerintah pusat mengucurkan dana senilai Rp18 triliun untuk pengelolaan Tanjung Kelayang. Tentunya, alokasi dana itu dapat mendukung dalam memaksimalkan KEK pariwisata.

“Hasil koordinasi dengan Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, ada beberapa titik di Pulau Bangka direncanakan sebagai KEK. Sejumlah titik tersebut berada di Kabupaten Bangka Tengah, Bangka Barat dan Bangka Selatan. Semakin banyak KEK, menandakan semakin siap menerima wisatawan, baik domestik maupun mancanegara,” kata Tajuddin. 

Sementara Titin Sukarya Master Trainer Bimtek mengatakan, masyarakat merupakan aset utama penggerak pariwisata suatu daerah. Sebagai penggerak, masyarakat harus diberikan wawasan mengenai pariwisata beserta manfaatnya. Karena dalam sektor pariwisata, masyarakat merupakan penyedia barang dan jasa yang akan memenuhi kebutuhan wisatawan.

Sumber
Disbudpar
Penulis
Ernawati Arif
Editor
Huzari, Adi Tri Saputra
Fotografer
Rafiq Elzan