Berita
Lomba Bahasa Membangun SDM Kompetitif
Pangkalan Baru – Kemampuan berkomunikasi dan menggunakan bahasa secara baik menjadi modal awal menyonsong bursa kerja nasional dan internasional. Persaingan...
Lomba Bahasa Membangun SDM Kompetitif
Surianto
Diskominfo Babel
9 tahun yang lalu
Pangkalan Baru – Kemampuan berkomunikasi dan menggunakan bahasa secara baik menjadi modal awal menyonsong bursa kerja nasional dan internasional. Persaingan pengembangan sumber daya manusia terus meningkat dan kedudukan bahasa asing menjadi sangat penting untuk dikuasai sebagai alat komunikasi global.
M Soleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengatakan, tuntutan kompetensi dan penguasaan pengetahuan global menjadi alasan untuk menguasai bahasa asing. Lomba bahasa yang kompetitif menjadi upaya peningkatan kualitas generasi muda dalam berkomunikasi dan berpikir. Sehingga ketika mengemukakan pendapat mempunyai landasan argumen yang logis dan relevan.
Lebih jauh ia menjelaskan, masih sering dijumpai diberbagai tempat seseorang mengungkapkan pendapat yang tidak berdasar. Realita tersebut menunjukan kemampuan berbahasa dan berpikir analitis dan sifat kritis masih kurang. Untuk membangun kemampuan berkomunikasi dan berpikir dapat dilakukan melalui pendidikan.
"Selain kemampuan komunikasi, lomba bahasa ini untuk membangun rasa percaya diri siswa SMK serta mengembangkan persaudaraan dan rasa bangga terhadap kebhinekaan bangsa Indonesia," kata Soleh saat penutupan lomba bahasa Indonesia dan bahasa asing siswa SMK tingkat Nasional 2016, di Ballroom Hotel Santika Bangka, Jumat (14/10/2016).
Sementara Mustaghfirin Amin Direktur Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan RI mengatakan, keberadaan SMK mendapatkan dukungan dari Presiden Joko Widodo dan semua pihak. Hal ini nampak seiring diterbitkan Impres No 9 tahun 2016.
Saat ini banyak ragam dan prestasi yang berhasil diraih siswa-siswi SMK. Ia menjelaskan, semua prestasi tersebut patut disyukuri. Lomba bahasa ini menjadi ukuran rill kemampuan anak-anak SMK dalam berbahasa. Selain itu, lomba seperti ini dapat menjadi sesuatu yang berguna bagi peningkatan kompetensi SMK.
Tercatat sebanyak 4,7 juta jumlah siswa SMK di seluruh Indonesia. Mustagfirin menegaskan, sejumlah siswa SMK telah belajar sungguh-sungguh untuk ikut serta membangun Indonesia. Potensi penggunaan bahasa yang dimiliki siswa SMK, diharapkan mampu berkomunikasi secara baik. Selain itu siswa harus mempunyai bertutur kata yang santun.
"Siswa SMK memiliki kompetensi berkomunikasi dan berbahasa dengan santun dan jernih. Siswa SMK harus menjadi generasi muda yang mampu mengisi kemerdekaan Republik Indonesia," tegasnya.
ID
EN