Berita
Kampung UMKM Digital Jadi Paket Wisata
Jakarta – Promosi produk UMKM Bangka Belitung harus terus digalakan. Salah satu cara yakni, mengikutsertakan produk tersebut dalam pameran. Sehingga produk...
Kampung UMKM Digital Jadi Paket Wisata
Surianto
Diskominfo Babel
9 tahun yang lalu
Jakarta – Promosi produk UMKM Bangka Belitung harus terus digalakan. Salah satu cara yakni, mengikutsertakan produk tersebut dalam pameran. Sehingga produk UMKM semakin dikenal masyarakat Indonesia. Promosi seperti ini juga berdampak terhadap pengembangan sektor pariwisata, apalagi produk UMKM sudah berkualitas dan mampu bersaing dengan daerah lain.
Demikian disampaikan Rustam Effendi Gubernur Kepulauan Bangka Belitung saat meninjau stand pameran Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di PRJ Kemayoran, Jakarta, Sabtu malam (11/6/2016). Kedatangan Gubernur bersama isteri sekitar pukul 20.00 WIB.
“Pemerintah terus berupaya mengembangkan dan mempromosikan produk UMKM, seperti mengikutsertakan produk UMKM berprestasi dalam pameran dan memberikan pelatihan untuk peningkatan kualitas SDM. Tampilan stand Dinas Koperasi dan UMKM sangat baik, ini akan mempengaruhi jumlah kunjungan," ujar Gubernur.
Gubernur optimis produk UMKM di Bangka Belitung terus berkembang dan semakin baik. Terutama dari segi kualitas dan kemasan produk. Kemajuan sektor UMKM sangat mendukung kemajuan pariwisata, untuk itu ke depan pemerintah provinsi akan mendirikan kampung UMKM digital untuk mendukung kemajuan dalam pemasaran produk.
Hal senada disampaikan Hastuti Kabid Fasilitasi Pemberdayaan dan Promosi Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Ia menjelaskan, keikutsertaan 20 UMKM dalam pamaran berdasarkan hasil seleksi, seperti lomba UMKM berprestasi, survei, monev serta koordinasi dengan dinas terkait di kabupaten/kota.
Kami ingin produk UMKM Bangka Belitung dikenal. Kami juga ingin pelaku UMKM mengetahui produk-produk dari daerah lain. UMKM berprestasi kami fasilitasi untuk ikut pameran, agar produknya semakin dikenal. Ini bentuk reward yang diberikan pemerintah. Stand kita juga memberikan peluang kepada UMKM mandiri yang ingin mempromosikan produknya," ujar Hastuti.
Lita Elisa Durio pelaku UMKM dari Belitung merupakan salah satu UMKM yang dilibatkan mengikuti PRJ. Usaha Elisa berhasil mendulang prestasi sebagai juara pertama lomba UMKM tingkat provinsi. Sejak tahun 2000 menggeluti usaha ini, setidaknya Elisa sudah tujuh kali mempromosikan produknya dalam ajang pameran.
"Kita menampilkan produk makanan khas Bangka Belitung. Pengunjung cukup antusias terhadap produk makanan, terutama kricu dan keripik pisang manis. Selain melalui pameran, promosi dan pemasaran juga dilakukan melalui media sosial seperti WhatsApp dan BBM. Ingin terus mengembangkan pemasaran jika ada yang ingin menjadi distributor,” harapnya.
Respon pemerintah terhadap pengembangan UMKM sangat baik. Ia menambahkan, awal mula menjalankan usaha hanya membuat kricu, kemudian dikembangkan menjadi 17 produk UMKM. Bertambahnya jumlah produksi seperti keripik pisang manis dan sirup jeruk kunci berkat dukungan pemerintah provinsi.
Selain Elisa, terdapat Nurbaiti pelaku UMKM Galeri Destiani Batik Pangkalpinang. Usaha yang memproduksi tenun cual khas Bangka Belitung bermotif lebah pelawan ini juga ikut mempromosikan produknya. Tak hanya cual bermotif lebah pelawan, sebab cual cap, printing, alat tenun bukan mesin dan kombinasi cap dan tulis juga ikut dipamarkan.
"Celupan awal (cual) motif lebah pelawan ini sudah dipatenkan. Kita juga mempunyai motif hong burung. Selain menggunakan bahan sutra terdapat cual berbahan bukan sutra. Respon masyarakat terhadap tenun cual sangat bagus, selama ini masyarakat mengetahui cual berwarna terang, namun kini hadir dengan warna dan motif beragam,” jelasnya.
Pengunjung Meningkat
Pantauan tim babelprov.go.id, di hari kedua terjadi peningkatan jumlah pengunjung PRJ. Stand milik Dinas Koperasi dan UMKM Bangka Belitung ramai dikunjungi. Banyak pengunjung tertarik dengan hasil kerajinan khas akar bahar dan makanan seperti getas, kemplang, kricu, krispy teri, dan ampiang.
Sarah warga Jakarta memperlihatkan rasa senang saat melihat hasil kerajinan akar bahar. Menurutnya, cincin, gelang dan kalung dari akar bahar terlihat bagus. "Ini yang pertama kali saya menggunakannya. Setelah melihat suami beli dan ternyata bagus dilihat, maka saya juga tertarik membeli cincin akar baharnya," ujar Sarah.
Sementara Dani pengunjung dari UMKM Jatim mengatakan, produk kricu yang ditampilkan UMKM Bangka Belitung sangat khas dan unik. Produk ini masih sulit didapatkan di daerah lain, kecuali melalui pameran-pameran seperti ini. "Rasa kricu telur cumi ini enak dan khas. Walau sedikit amis, namun kerenyahan dan gurihnya tidak membuat 'nek'," ujar Dani.
ID
EN