Berita
Jumlah Peserta Pawai Meningkat
Pangkalpinang – Tahun ini terjadi peningkatan jumlah peserta pawai baris berbaris. Panitia mencatat sebanyak 226 peserta ikut pawai baris berbaris rangkaian...
Jumlah Peserta Pawai Meningkat
Evani
Diskominfo Babel
9 tahun yang lalu
Pangkalpinang – Tahun ini terjadi peningkatan jumlah peserta pawai baris berbaris. Panitia mencatat sebanyak 226 peserta ikut pawai baris berbaris rangkaian acara peringatan HUT ke 71 RI. Sedangkan di tahun sebelumnya hanya terdapat 204 peserta. Sejumlah peserta tersebut terdiri dari pasukan kehormatan, SD, SLTP, SLTA, perguruan tinggi , instansi, perusahaan, Pramuka dan peserta umum.
Rustam Effendi Gubernur Kepulauan Bangka Belitung berharap kegiatan ini dapat memberikan semangat meningkatkan rasa nasionalisme. Sebab sebagai generasi muda harus terus mengenang jasa pendiri negeri ini, ditunjukan dengan semangat membangun Bangka Belitung dan negara. Terlihat masyarakat antusias menyaksikan rangkaian kegiatan peringatan HUT RI ini.
“Semangat mengikuti kegiatan dimulai dari pawai PBB, karnaval dan pawai kendaraan hias. Pemerintah puas dapat menyuguhkan pertunjukan semacam ini kepada masyarakat, karena dapat membangkitkan rasa nasionalisme,” kata Gubernur di sela-sela melepas perjalanan peserta pawai baris berbaris, di depan Polresta Pangkalpinang, Kamis (18/8/2016).
Diperkirakan sepajang delapan kilometer ruas jalan ditempuh peserta pawai baris-berbaris kali ini. Usai melintasi garis start di Alun-alun Taman Merdeka, kemudian peserta belok ke kiri menuju Jalan Sudirman, selanjutnya kembali belok kiri menuju Jalan Bukit Baru lalu masuk Jalan Jend A Yani (depan Rubasan).
Setelah itu, peserta melintasi perempatan Jalan Mentok menuju ke arah SD Theresia, lurus ke lampu merah simpang kantor wali kota (Jalan Betur-Jalan Bukit Intan II (SDN 12). Lalu peserta belok kiri lewat Jalan Soekarno Hatta (perempatan Semabung), lurus ke arah Jalan Mayor Syafri Rahman, (perempatan Ramayana) ke Jalan Sudirman dan finish di belakang Hotel Sabrina.
Didit Srigusjaya Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menilai rasa nasionalisme beberapa masyarakat sudah mulai terkikis. Itu dibuktikan kurangnya perhatian masyarakat memasang bendera Merah Putih di halaman rumah sebagai peringatan HUT RI. Kegiatan ini diharapkan dapat menggerakkan generasi muda lebih mengenal bangsa.
“Generasi muda harus bisa menghargai jasa pahlawan dan dapat memaknai arti perjuangan. Jika rasa nasionalisme pada generasi muda dibiarkan terkikis, dikhawatirkan bangsa ini akan hilang dari peta dunia. Contohnya Uni Soviet. Pemerintah dapat memberikan kurikulum pelajaran untuk meningkatkan rasa nasionalisme di sekolah,” jelasnya.
Pernyataan senada disampaikan Yan Megawandi Sekda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Menurutnya, musuh terbesar saat ini yaitu narkoba, ketidakadilan, kemiskinan serta kebodohan. Generasi muda harus terhindar dari sejumlah masalah itu. Jika dahulu harus berjuang melawan Belanda, Jepang dan penjajah lainnya, maka sekarang berjuang memerangi masalah sosial.
“Perangi musuh terbesar generasi muda tersebut. Semua pihak harus bergandeng tangan, bersama-sama mengatasi permasalahan bangsa ini,” harapnya.
ID
EN