Logo Babel

Berita

Gubernur: Perangi Narkoba!

Gubernur: Perangi Narkoba!
Gubernur: Perangi Narkoba!
Gubernur: Perangi Narkoba!
Gubernur: Perangi Narkoba!
Gubernur: Perangi Narkoba!
Gubernur: Perangi Narkoba!
Gubernur: Perangi Narkoba!
Gubernur: Perangi Narkoba!
Gubernur: Perangi Narkoba!
Gubernur: Perangi Narkoba!

Pangkalpinang – Rustam Effendi Gubernur Kepulauan Bangka Belitung bertekad memerangi narkoba. Selain di kota besar, disinyalir peredaran narkoba sudah merambah...

Gubernur: Perangi Narkoba!

Rizky, Huzari

Dinas Kominfo

11 tahun yang lalu

Pangkalpinang – Rustam Effendi Gubernur Kepulauan Bangka Belitung bertekad memerangi narkoba. Selain di kota besar, disinyalir peredaran narkoba sudah merambah ke daerah pelosok. Namun pemberantasan peredaran narkoba tak bisa hanya dilakukan pemerintah. Keterlibatan organisasi masyarakat, ulama serta tokoh masyarakat sangat diperlukan memberantas narkoba.

“Narkoba sudah menjadi momok bagi kita semua. Mulai hari ini kita nyatakan perang terhadap narkoba. Sesuai data yang kita terima, sekitar lima juta masyarakat Indonesia terlibat dalam penyalagunaan narkoba. Sekitar 40 sampai 50 orang meninggal dunia akibat persoalan ini,” kata Gubernur saat melantik Pengurus Forum Masyarakat Anti Narkoba (Formatika) periode  2015-2018, di lantai III kantor Gubernur, Selasa (24/3/2015).

Jika terdapat 100 ribu warga direhabilitasi karena ketergantungan terhadap penyalagunaan narkoba, jelas Gubernur, membutuhkan waktu sekitar 42 tahun untuk mengatasi persoalan ini. Jadi sudah sepantasnya Presiden RI menyatakan darurat narkoba. Keberadaan Formatika Bangka Belitung diharapkan dapat membantu pemerintah menangani peredaran dan penyalagunaan narkoba.

Menurutnya, pembentukan Formatika membuktikan masyarakat sudah sadar terhadap bahaya narkoba bagi generasi muda. Ironisnya, anak-anak diusia sekolah sudah terlibat dalam penyalagunaan narkoba. Kalau tidak diatasi secara bersama-sama, maka generasi muda habis terjerumus persoalan narkoba.

“Masyarakat dapat memberikan informasi kepada pemerintah atau pihak keamanan jika ada penyalagunaan narkoba. Sehingga rencana pemerintah secara nasional dapat direalisasikan sesuai harapan kita,” ungkapnya.

Banyak masalah diakibatkan narkoba. Gubernur menjelaskan, pengguna narkoba akan mengalami gangguan mental, gangguan kesehatan serta membuat penyebaran HIV/AIDS secara cepat. Selain itu ketergantungan narkoba dapat membuat orang melakukan tindakan kriminal. Sebab untuk mendapatkan narkoba membutuhkan biaya mahal.

Lebih jauh ia mengatakan, penyelesaian persoalan narkoba tak hanya dapat dilakukan melalui jalur hukum saja. Sebab tak menutup kemungkinan penyelesaian secara hukum dapat membuat pelaku penyalagunaan narkoba semakin terjerumus. Ada cara-cara lain dapat dilakukan untuk menyelesaikan persoalan ini. Namun tak kalah penting, harus ada keinginan baik pemerintah untuk memberatas peredaran narkoba.

“Saya yakin dan percaya di tahun mendatang persoalan narkoba dapat terselesaikan dengan baik. Saya mengajak seluruh komponen masyarakat, penegak hukum, tokoh agama, tokoh pemuda ikut mengatasi persoalan ini sesuai dengan tugas dan fungsinya. Pihak keamanan jangan segan-segan memangkas peredaran narkoba untuk membuat efek jera,” tegasnya.

Struktur Organisasi Formatika Babel Masa Bakti 2015-2018

Dewan Pembina

  1. Gubernur Kepulauan Bangka Belitung
  2. Kepala BNN Kepulauan Bangka Belitung
  3. Ketua DPRD Kepulauan Bangka Belitung

Pengurus Harian

  • Ketua: Agus Ismunarno
  • Wk Ketua I: Satrio
  • Wk Ketua II: Mariana
  • Wk Ketua III: Hadiansyah
  • Wk Ketua IV: Yulianto
  • Sekretaris Umum: Welly Siswanto
  • Wk Sekretaris I: Mahfud Aziz
  • Wk Sekretaris II: Rahayu
  •  Bendaraha I: Jasinta
  • Bendahara II: Ferdinan
  1. Bidang Pencegahan Sembilan Orang
  2. Bidang Terapi dan Rehabilitasi Tujuh Orang
  3. Bidang Kemitraan dan Kerja sama Delapan Orang
  4. Bidang Konsultasi dan Advokasi Enam Orang
Sumber
Dinas Kominfo
Penulis
Rizky, Huzari
Editor
Huzari
Fotografer
Rizky