Berita
Gubernur Menyantuni Seratus Anak Yatim
Pangkalpinang – Rustam Effendi Gubernur Kepulauan Bangka Belitung menyantuni seratus anak yatim, Rabu malam (8/6/2016). Sejumlah anak yatim ini berasal dari...
Gubernur Menyantuni Seratus Anak Yatim
Evani
Diskominfo Babel
9 tahun yang lalu
Pangkalpinang – Rustam Effendi Gubernur Kepulauan Bangka Belitung menyantuni seratus anak yatim, Rabu malam (8/6/2016). Sejumlah anak yatim ini berasal dari empat panti asuhan di antaranya, Panti Asuhan Yamusru, Aisyiyah, Adh Dhuha dan Panti Asuhan An Nissa. Masing-masing panti asuhan tersebut mengirimkan 25 anak asuhnya.
Tak hanya memberi santunan kepada anak panti asuhan. Pasalnya, bersamaan dengan kegiatan berbuka puasa bersama ini Gubernur juga melakukan pembayaran zakat mal. Menurut Gubernur, Ramadan merupakan bulan yang sangat spesial. Diharapkan selama sebulan ini dapat menjadikan diri lebih baik dengan memperbaiki iman, takwa serta senantiasa membaca Alquran dan bersedekah.
Penyerahan zakat mal ke Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) ini diharapkan Gubernur dapat memotivasi pegawai untuk melakukan hal serupa. "Zakat mal dikenakan atas harta yang dimiliki individu dengan syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan yang telah ditetapkan,” katanya di Mahligai Serumpun Sebalai, Rumah Dinas Gubernur, Rabu (8/6/2016).
Bertindak sebagai penceramah dalam kegiatan ini H Andi Darlis dari Kantor Kementerian Agama Wilayah Bangka Belitung. Sedangkan salat Magrib hingga Tarawih berjamaah diimami H Sahirman. Saat menyampaikan ceramah agama, Andi menjelaskan mengenai ibadah puasa. Menurutnya, berpuasa tidak hanya menahan lapar dan dahaga, sebab harus mampu mengendalikan diri agar tidak melakukan hal-hal yang dilarang.
Selain itu Andi juga menginformasikan, bahwa saat ini Kantor Kementerian Agama Wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung telah berkoordinasi untuk menyalurkan bantuan ke Badan Amil Zakat Nasional. Langkah tersebut dilakukan guna memberantas kemiskinan di daerah.
“Ramadan menjadi renungan bagi kita untuk dapat menerapkan puasa. Sehingga dapat mengendalikan diri selama sebelas bulan ke depan. Anggaplah bulan Ramadan kali ini menjadi tahun terakhir, agar kita selalu bertakwa kepada Allah SWT,” ungkapnya.
ID
EN