Berita
Gubernur: Diklat Bukan Proses Rutinitas Tanpa Makna
Pangkalpinang – Rustam Effendi Gubernur Kepulauan Bangka Belitung menegaskan agar peserta Diklat PIM Tingkat IV Angkatan XXIV bersungguh-sungguh. Diklat...
Gubernur: Diklat Bukan Proses Rutinitas Tanpa Makna
Yovis
Bandiklat Babel
9 tahun yang lalu
Pangkalpinang – Rustam Effendi Gubernur Kepulauan Bangka Belitung menegaskan agar peserta Diklat PIM Tingkat IV Angkatan XXIV bersungguh-sungguh. Diklat merupakan upaya meningkatkan profesionalisme aparatur sipil negara agar bertambah arif dan bijaksana. Sebab pegawai harus pandai mawas diri serta mampu memadukan antara kebenaran teori dengan kondisi empiris di lapangan.
“Peserta diklat diharapkan mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh. Karena jika mengikuti diklat hanya berbekal pemikiran asal lulus dan dapat sertifikat, maka yang terjadi adalah proses rutinitas tanpa makna,” kata Gubernur saat membuka kegiatan Diklat PIM Tingkat IV Angkatan XXIV di Graha Natar Praja, Badan Diklat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Senin (25/7/2016).
Sekarang waktunya membuktikan ada korelasi positif antara diklat dengan peningkatan kinerja individu aparatur. Selain itu, jelasnya, pejabat eselon IV dituntut memiliki sikap netral, kesamaptaan fisik dan disiplin tinggi. Tak kalah penting, aparatur harus setia dan taat pada Pancasila dan UUD 1945 serta mampu melaksanakan tugas yang menjadi tanggung jawab.
“Pejabat eselon IV hendaknya memiliki pengetahuan dan keterampilan manajerial dasar sesuai kedudukannya. Tingkatkan profesionalisme aparatur sipil negara agar bertambah arif dan bijaksana,” tegasnya.
Sebelumnya Hendra Kusumajaya Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengatakan, penyelenggaraan Diklat Kepemimpinan Tingkat IV bertujuan membentuk kompetensi kepemimpinan operasional pada pejabat struktural eselon IV. Sehingga dapat melaksanakan tugas dan fungsi kepemerintahan di instansi masing-masing.
Terdapat lima tahap pembelajaran penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan diklat kepemimpinan tingkat IV. Hendra merinci, tahapan pertama yaitu tahap diagnosa kebutuhan perubahan organisasi, kedua tahap taking ownership (breakthrough I) membangun komitmen bersama dan ketiga tahap merancang perubahan dan membangun tim.
Lebih jauh ia mengatakan, sedangkan dua tahap lainnya yaitu, tahap laboratorium kepemimpinan (breakthrough II) dan terakhir tahap evaluasi. Peserta diklat tahun ini berjumlah 40 orang. Terdapat dua peserta dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, 19 peserta dari Kabupaten Bangka, empat peserta dari Belitung Timur dan 15 peserta lainnya dari Pemkot Pangkalpinang.
“Diklat Kepemimpinan Tingkat IV Angkatan XXIV dilaksanakan mulai tanggal 25 Juli 2016 sampai dengan 12 November 2016 bertempat di Gedung Badan Pendidikan dan Pelatihan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung,” jelasnya.
ID
EN