Logo Babel

Berita

Eksplore Ikon Wisata Makassar, Noni Hidayat Pelajari Konsep Pengembangan Destinasi untuk Dibawa Pulang ke Babel

Eksplore Ikon Wisata Makassar, Noni Hidayat Pelajari Konsep Pengembangan Destinasi untuk Dibawa Pulang ke Babel
Eksplore Ikon Wisata Makassar, Noni Hidayat Pelajari Konsep Pengembangan Destinasi untuk Dibawa Pulang ke Babel
Eksplore Ikon Wisata Makassar, Noni Hidayat Pelajari Konsep Pengembangan Destinasi untuk Dibawa Pulang ke Babel

MAKASSAR — Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) sekaligus Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Kepulauan...

Eksplore Ikon Wisata Makassar, Noni Hidayat Pelajari Konsep Pengembangan Destinasi untuk Dibawa Pulang ke Babel

Faris

Dinas Kominfo

1 minggu yang lalu

MAKASSAR — Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) sekaligus Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Noni Hidayat Arsani, mengeksplore sejumlah destinasi wisata ikonik di Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (9/7/2026) malam.

Sejumlah destinasi unggulan yang dikunjungi Noni Hidayat bersama pengurus TP-PKK dan Dekranasda Babel, diantaranya kawasan Pantai Losari, Kapal Pinisi, hingga Masjid Kubah 99 Asmaul Husna.

Selain menikmati panorama kota pesisir, rombongan juga mencicipi kuliner khas Makassar, yakni Coto Makassar, yang menjadi salah satu ikon gastronomi Sulawesi Selatan.

Dibincangi Tim Liputan Diskominfo Babel disela kunjungannya, Noni Hidayat mengungkapkan bahwa momen tersebut menjadi kesempatan untuk mempelajari konsep pengelolaan kawasan wisata yang dapat menjadi referensi bagi pengembangan destinasi wisata untuk di bawa ke Babel.

"Kami lihat seperti apa suasananya, sekaligus mempelajari hal apa saja yang ada di sini, yang cocok untuk dikembangkan di Babel, itu tujuan kunjungan hari ini," jelas Noni Hidayat.

Menurut Noni Hidayat, kawasan Pantai Losari memiliki sejumlah konsep penataan ruang yang dapat menjadi inspirasi bagi pengembangan kawasan wisata pantai di Babel, khususnya Pantai Pasir Padi, karena memiliki karakteristik serupa.

"Kawasan Pantai Losari ini salah satunya. Kita bisa amati, tiru, modifikasi, kemudian sesuaikan. Di Bangka, kita punya Pantai Pasir Padi, yang berpotensi dikembangkan menjadi ikon wisata seperti ini," ujarnya.

Namun, lanjut Noni Hidayat, proses pengembangan destinasi wisata tersebut memerlukan kolaborasi antara pemerintah kabupaten dan kota dengan Pemerintah Provinsi, agar mampu menghadirkan destinasi yang semakin menarik bagi masyarakat maupun wisatawan.

Menutup pernyataannya, Noni Hidayat berharap, berbagai praktik baik dalam pengembangan kawasan wisata di Makassar dapat menjadi inspirasi untuk memperkuat daya saing sektor pariwisata Babel.

"Semoga bisa jadi pendorong lahirnya inovasi destinasi yang berkarakter, berkelanjutan dan mampu memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah," tukasnya.

Sumber
Dinas Kominfo
Penulis
Faris
Editor
Yudhistira
Fotografer
Faris