Berita
Danrem: Masyarakat Tersenyum Menghadapi Banjir
Pangkalpinang – Banyak pekerjaan harus dilakukan pasca bencana banjir di Kota Pangkalpinang. Sejumlah korban sudah kembali ke rumah dan harus membersihkan...
Danrem: Masyarakat Tersenyum Menghadapi Banjir
Surianto
Dinas Kominfo
10 tahun yang lalu
Pangkalpinang – Banyak pekerjaan harus dilakukan pasca bencana banjir di Kota Pangkalpinang. Sejumlah korban sudah kembali ke rumah dan harus membersihkan pemukiman. Namun pekerjaan itu tak dilakukan sendiri, pasalnya warga Pangkalpinang bahu-membahu ikut membersihkan sampah dan lumpur sisa banjir. Seluruh elemen dilibatkan mempercepat pemulihan kondisi pemukiman.
Kolonel Inf Tjatur Putra Gunandi Genah Danrem 045 Garuda Jaya mengatakan, banjir sudah surut dan Kota Pangkalpinang sudah kembali normal. Selain itu intensitas hujan sudah menurun dan masyarakat mulai beraktivitas kembali seperti biasa. Toko-toko telah buka dari tanggal 10 Februari. Bencana banjir ini cukup luas, namun selama banjir semua elemen bahu membahu menangani banjir.
"Selama ini masyarakat Pangkalpinang selalu tersenyum menghadapi bencana banjir. Walau terkena musibah, mereka tetap semangat dan tersenyum. Ini luar biasa, masyarakat Pangkalpinanh khususnya dan Bangka pada umumnya memiliki rasa kebersamaan, rasa peduli, dan rasa solidaritas tinggi," ucap Danrem, di Lapangan Alun-Alun Taman Merdeka Pangkalpinang, Jumat (12/2/2016).
Pemerintah daerah, TNI/Polri, pihak swasta, masyarakat dan pelajar melakukan aksi recovery pasca banjir. Turun juga tim rider Kodam Sriwijaya ikut membantu. Gerakan recovery ini ditandai dengan apel bersama yang dipimpin langsung Danrem 045 Garuda Jaya Jumat pagi (12/2/2016). Karya bhakti terpadu semua elemen ini merupakan aksi nyata bersama dalam rangka recovery pasca bencana banjir.
"Hari ini kita akan melasanakan karya bhakti terpadu. Semua unsur berkontribusi melaksanakan sesuatu dengan sinergis. Kita ingin memberikan bantuan kepada korban banjir, membersihkan fasilitas dan rumah warga yang terkena banjir. Kita ingin kota Pangkalpinang ini berseri seperti sebelumnya," jelas Danrem.
Gerakan recovery pasca banjir hari ini berada pada seputaran Jalan Jend Sudirmam, Jalan RRI, Jalan Balai, Genas, Masjid Jamik, Parit Lalang, Pasir Putih, belakang GOR Pangkalpinang, belakang pasar ikan, dan beberapa titik eks banjir lainnya. Pemerintah terus berupaya maksimal bantuan menangani bencana, mulai dari evakuasi, pengamanan dan distribusi logistik.
Hal senada disampaikan Irwansyah Walikota Pangkalpinang. Ia menjelaskan, banjir seperti ini pernah terjadi tahun 1986 atau 30 tahun silam. Namun kali ini, arealnya banjir cukup luas. Walaupun begitu, Kota Pangkalpinang tidak mengalami kelumpuhan. Perekonomian telah normal kembali. Ini berkat intensitas curah hujan yang menurun dan kesigapan semua elemen menghadapi banjir. Sebanyak 22 mobil ambulance, perahu karet, tim medis dan logistik telah dioperasikan.
“Pemerintah kota telah menyiapkan anggaran sebesar Rp1,3 miliar dan Pemprov menganggarkan dana Rp2 miliar guna menangani bencana banjir. Hari ini kita akan melakukan karya bhakti bersama membantu semua warga yang terkena banjir. Ini gerakan recovery pasca banjir," jelas Irwansyah.
ID
EN