Berita
Akses Jalan Menuju Open Pit Nam Salu Kini Semakin Mudah Dilalui
KELAPA KAMPIT - Penjabat (Pj) Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Kep. Babel) Ridwan Djamaluddin melakukan peninjauan ke Geosite Open Pit Nam Salu yang...
Akses Jalan Menuju Open Pit Nam Salu Kini Semakin Mudah Dilalui
Budi
Dinas Kominfo
3 tahun yang lalu
KELAPA KAMPIT - Penjabat (Pj) Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Kep. Babel) Ridwan Djamaluddin melakukan peninjauan ke Geosite Open Pit Nam Salu yang berlokasi di di Desa Senyubuk, Kabupaten Belitung Timur, Selasa (6/9/2022).
Kunjungannya kali ini untuk memastikan kesiapan destinasi wisata sejarah tambang timah terbuka, yang terdalam, dan terbesar di Asia Tenggara untuk menjadi alternatif wisata di tengah perhelatan DWG G20 Belitung.
Terlihat, berbagai pembenahan sudah dilakukan oleh pihak pengelola yang bekerjasama dengan pemerintah daerah untuk menyambut event G20, seperti perbaikan akses jalan utama dari area penerimaan menuju ke Open Pit Nam Salu yang terlihat semakin mulus. Pj. Gubernur merasa puas atas pembenahan yang telah dilakukan.
"Persiapannya sudah bagus, terutama akses jalan dan pemasangan atribut bendera delegasi G20 yang telah terpasang di Open Pit Nam Salu," ungkapnya.
Tak hanya itu, fasilitas pendukung yang tersedia di kawasan wisata ini juga mendapat perbaikan. Di antaranya, terdapat kontainer park, berbagai fasilitas seperti kantor sekretariat, pusat informasi geologi, dan papan informasi seputar destinasi wisata. Selanjutnya, tersedia tiga unit bangunan toilet, kantin, TIC (Tourist Information Center), panggung budaya, balai adat, rumah keramik dan kios cinderamata.
"Tinggal pertambangan ilegal di sekitar Open Pit Nam Salu yang masih ada, ini membuat malu kita. Besok kita akan bongkar," tegasnya.
Satroni Tambang Ilegal di Kawasan Open Pit Nam Salu, Pj Gubernur Beri Warning
Maraknya aktivitas penambangan ilegal di kawasan Geosite Open Pit Nam Salu disinyalir karena adanya keterlibatan oknum PLN, sehingga para penambang mendapatkan pasokan tenaga listrik untuk melakukan kegiatan haramnya tersebut.
Hal itu diketahui setelah Pj. Gubernur Ridwan Djamaluddin melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi penambangan ilegal di wilayah tersebut seusai meninjau Geosite Open Pit Nam Salu. Ia menemukan meteran PLN terpasang di lokasi penambangan ilegal itu.
Tak ayal hal itu membuat Pj. Gubernur bereaksi, karena sebelumnya pada (20/5) ia pernah menyatroni tempat tersebut dan meminta pihak PLN untuk memutus pasokan tenaga listrik di lokasi tambang itu, namun hingga kini tak dilakukan oleh pihak PLN.
"Saya sudah pernah ke sini bulan Mei, dan saya sudah pernah hubungi PLN untuk putuskan akses listrik ke tambang ilegal ini, namun masih saja belum dilakukan," tegasnya saat melakukan panggilan seluler melalui video call kepada pihak PLN sembari menunjukan meteran listrik yang masih terpampang.
Untuk itu, dalam sambungan selularnya ia memerintahkan pihak PLN untuk bertemu dengannya dalam waktu dekat untuk membahas hal tersebut.
ID
EN