Logo Babel

Berita

665 Atlet Incar 226 Medali O2SN

665 Atlet Incar 226 Medali O2SN
665 Atlet Incar 226 Medali O2SN
665 Atlet Incar 226 Medali O2SN
665 Atlet Incar 226 Medali O2SN
665 Atlet Incar 226 Medali O2SN
665 Atlet Incar 226 Medali O2SN
665 Atlet Incar 226 Medali O2SN

Pangkalpinang – Sebanyak 665 atlet incar 226 medali Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Medali yang...

665 Atlet Incar 226 Medali O2SN

Rizky Fitrajaya/Huzari

Diskominfo Babel

9 tahun yang lalu

Pangkalpinang – Sebanyak 665 atlet incar 226 medali Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Medali yang diperebutkan terdiri atas 107 medali untuk jenjang SD/MI dan 119 medali untuk jenjang SMP/MTs. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama empat hari terhitung tanggal 1 hingga 4 Juni, bertempat di Pangkalpinang dan Kabupaten Bangka.

Sejumlah peserta O2SN merupakan siswa SD/SMP perwakilan tujuh kabupaten/kota di Bangka Belitung. Terdapat delapan cabang olahraga dipertandingkan bagi peserta sekolah dasar dalam kegiatan ini di antaranya, kids athletic, bulutangkis, catur, renang, tenis meja, voli mini, karate dan pencak silat. Adapun jumlah peserta dari tingkat sekolah dasar berjumlah 217 atlet.

Sedangkan untuk peserta tingkat SMP/sederajat dapat mengikuti sembilan cabang olahraga. Sejumlah cabang olahraga yang dipertandingkan yakni, atletik, bulutangkis, catur, renang, bola voli, karate, pencak silat, tenis meja dan sepak bola. Jumlah peserta tingkat ini sebanyak 448 atlet dengan rincian masing-masing kabupaten/kota mengirimkan 64 orang.

Sahirman Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengatakan, pendidikan merupakan ibadah. Sedangkan menuntut ilmu wajib bagi setiap muslim. Persembahan ilmu pengetahuan lebih mulia daripada persembahan harta atau materi. Pendidikan juga berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak.

Selain itu, jelasnya, pendidikan dapat mengembangkan dan membentuk peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. Tujuan pendidikan untuk mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia Indonesia beriman dan bertaqwa. Siswa dibentuk agar berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif dan mandiri.

“Pendidikan juga dapat menjadikan warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Pemerintah sebagai pengelola pendidikan telah berupaya keras melaksanakan program peningkatan mutu pendidikan,” katanya saat membuka O2SN di halaman kantor gubernur, Rabu (1/6/2016).

Pembukaan kegiatan ditandai pemukulan beduk dan pelepasan balon ke udara. Namun sebelumnya, kontingan dari tujuh kabupaten/kota melakukan parade dan selanjutnya membentuk barisan upacara pembukaan. Kontingen O2SN yang lolos seleksi akan mengikuti O2SN tingkat nasional di Jakarta.

Menurut Sahirman, pelaksanaan kegiatan olimpiade untuk menampung bakat dan minat serta momotivasi siswa dalam bidang olahraga. Kegiatan ini dilaksanakan secara berjenjang mulai dari tingkat sekolah, kecamatan, kabupaten/kota, provinsi hingga tingkat nasional. Olahraga memegang peranan penting bagi sebuah komunitas atau masyarakat.

“Dengan berolahraga, komunitas tetap eksis sebagai bagian dari masyarakat dunia. Berolahraga juga dapat mengembangkan kecakapan ragawi, spiritual, emosional dan intelektual serta membentuk kepribadian siswa yang menjunjung sportivitas, berjiwa kesatria, jujur dan bertanggung jawab,” ungkapnya.

Sumber
Diskominfo Babel
Penulis
Rizky Fitrajaya/Huzari
Editor
Huzari, Adi Tri Saputra
Fotografer
Rizky Fitrajaya