Berita
2016, APBD Babel Diusulkan Meningkat 4,07 Persen
Pangkalpinang- Gubernur Kepulauan Bangka Belitung menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun...
2016, APBD Babel Diusulkan Meningkat 4,07 Persen
Surianto
Dinas Kominfo
10 tahun yang lalu
Pangkalpinang- Gubernur Kepulauan Bangka Belitung menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2016, Senin (26/10/2015).
Raperda APBD 2016 disampaikan dalam rapat paripurna DPRD Kep Babel yang dipimpin Ketua DPRD Kep Babel Didit Srigusjaya didampingi beberapa wakil ketua dewan. Hadir hampir seluruh pejabat SKPD di lingkungan Pemprov Kep Babel.
"Pada APBD tahun 2016 dianggarkan sebesar Rp 2,316,961 triliun atau mengalami peningkatan sebesar 4,07 persen dibandingkan APBD 2015," kata Rustam saat menyampaikan RAPBD 2016 pada paripurna Penyampaian Rancangan APBD 2016 di ruang paripurna DPRD Kep Babel, Senin (26/10/15).
Tahun 2016, tema pembangunan adalah memantapkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan ekonomi kerakyatan, infrastruktur, dan pengelolaan lingkungan hidup serta peningkatan kualitas pelayanan publik. Dengan semakin kompleksnya program dan kegiatan pembangunan, Rustam mengatakan kita dituntut untuk bekerja keras agar tercapai sasaran program dan kegiatan sehingga pada rancangan APBD 2016, ada beberapa pos anggaran yang ditambah, ada juga yang dikurangi.
Dalam rancangan APBD Provinsi Kep Babel Tahun Anggaran 2016 ini, Belanja Daerah direncanakan sebesar Rp 2,316 triliun atau meningkat sebesar Rp 90,607 miliar dari sebelumnya Rp 2,226 triliun. Terdiri atas belanja tidak langsung sebesar Rp 1,263 triliun serta belanja langsung sebesar Rp 1,053 triliun. Sedangkan belanja langsung mengalami peningkatan sebesar Rp 56,061 miliar dari APBD 2015 sebesar Rp 997,560 miliar menjadi Rp 1,053 triliun.
"Belanja tidak langsung secara akumulatif meningkat sebesar Rp 34,545 miliar meningkat sebesar 2,81 persen dari APBD murni 2015 sebelumnya sebesar Rp 1,228 triliun," jelas Rustam.
Lebih lanjut Rustam mengatakan bahwa agregasi peningkatan belanja tidak langsung tersebut berasal dari belanja pegawai yang dirasionalisasikan sebesar Rp 72,16 miliar dari APBD TA 2015 yang sebesar Rp 347,16 miliar, sehingga menjadi sebesar Rp 419,33 miliar.
Selanjutnya belanja hibah berkurang sebesar Rp 22,247 miliar dari APBD 2015 yang sebesar Rp 289,428 miliar, sehingga menjadi Rp 267,161 miliar. Sementara belanja bantuan sosial juga mengalami penurunan sebesar Rp 228 juta dari APBD 2015 sebesar Rp 1,228 miliar menjadi Rp 1 miliar.
Belanja bagi hasil kepada kabupaten/kota berkurang sebesar Rp 129,259 miliar dari APBD TA 2015 yang sebesar Rp 332,323 miliar menjadi Rp 203,064 miliar. Kemudian, untuk belanja bantuan keuangan kepada kabupaten/kota pemerintah desa dan partai politik meningkat sebesar Rp 111,980 miliar dari APBD TA 2015 yang sebesar Rp 256,078 miliar menjadi sebesar Rp 368,59 miliar.
Selanjutnya, belanja tak terduga, dianggarkan sebesar Rp 2 miliar dalam rancangan APBD 2016. Dan pada rancangan APBD 2016 juga dianggarkan belanja subsidi sebesar Rp 3 miliar, dimana pada tahun 2015 belum dianggarkan.
Lebih jauh Rustam menjelaskan bahwa dalam postur rancangan APBD 2016, Pemprov Kep Babel menargetkan pendapatan daerah sebesar Rp 1,876 triliun atau menurun sebesar 2,18 persen dibandingkan dengan target pendapatan tahun 2015 sebesar Rp 1,918 triliun.
Diakhir sambutanya, Rustam mengajak anggota dewan untuk bersama-sama meneliti, membahas, dan mengkoreksi RAPBD 2016 ini dan menyetujuinya serta menetapkannya rancangan perada APBD 2016 ini menjadi perda APBD 2016.
ID
EN